Kegiatan Akademis

Kegiatan Akademis
SMAK Negeri Samosir dididirkan sebagai pusat pembelajaran
SMAK Negeri Samosir menetapkan seperangkat kompetensi yang harus dipenuhi oleh setiap peserta didiknya sebagai syarat dan tolok ukur kemampuan mereka di bidangnya. Kompetensi muatan kurikulum itu terdiri dari Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar.

Kompetensi ini berikutnya menjadi acuan untuk kegiatan akademis. Kegiatan Akademis dibangun di atas konsep pengembangan kurikulum berikut ini :
  • Kelompok Normatif—Kelompok mata pelajaran yang berfungsi untuk membentuk peserta didik menjadi pribadi yang utuh, pribadi yang memiliki norma-norma kehidupan sebagai sosial, sebagai warga Negara Indonesia maupun sebagai warga Gereja.
  • Kelompok Adaptif—Kelompok mata pelajaran yang berfungsi membentuk peserta didik sebagai individu agar memiliki dasar pengetahuan yang luas dan kuat untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di lingkungan sosial, lingkungan kerja/pelayanan, serta mampu mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu teologi dan ilmu pengetahuan lainnya, seperti teologi dan seni.
  • Kelompok Penunjang—Mata pelajaran yang berfungsi membekali peserta didik agar memiliki kompetensi kerja, sesuai standar kompetensi yang ditentukan oleh asosiasi profesi, umat Kristen, masyarakat dan pelayan gerejawi.
Disamping ketiga kelompok bidang studi di atas, SMAK juga beberapa kegiatan ekstrakurikuler, seperti Pembinaan Kerohanian, Kepramukaan, Usaha Kesehatan Sekolah, Olahraga, Palang Merah, Kesenian, Kelompok Diskusi, Kegiatan Sosial, dan  Penyelenggaraan Kegiatan Kesiswaan dan Kemasyarakatan.
Kegiatan Akademis
Para guru, staf dan siswa-siswi SMAK Negeri Samosir
SMAK, St. Thomas Rasul Samosir tak berbeda jauh dengan Sekolah Menengah Atas pada umumnya. Hanya saja penyelenggaraaan pendidikan di SMAK berada dalam tanggung jawab Direktorat Jenderal Bimas Katolik Kementerian Agama RI dan proporsi Pendidikan Agama Katolik mendapat perhatian khusus, baik secara kuantitatif maupun kualitatif, termasuk dalam hal penyediaan jurusan . Sedangkan dalam hal Jurusan/ Peminatan, SMAK Negeri Samosir juga terbuka untuk jurusan IPA, IPS, Bahasa, dan tentu saja Jurusan Keagamaan.

Jurusan/peminatan atau Program Studi yang ada di SMAK Negeri Samosir: 
  1. Program/Jurusan IPA atau Kelompok Peminatan Matematika Sains, 
  2. Program/Jurusan IPS atau Kelompok Peminatan IPS, dan 
  3. Program/Jurusan Keagamaan atau Kelompok Peminatan agama. 
Dari Kurikulum tersebut di atas, maka penjurusan sudah ditetapkan sejak dari kelas satu, sehingga terfokus dalam proses belajar-mengajar, jadi perpaduan kurikulum 2006 dan kurikulum 2013. Demi menjaga agar seluruh proses kegiatan akademis tetap berjalan dengan baik, SMAK Negeri Samosir pun menetapkan mekanisme penyelenggaraan pendidikan di sekolah. 

Salah satu contohnya adalah dengan mengadakan rapat rutin guru di luar jam pelajaran sekolah sebanyak sekali dalam seminggu dan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, rapat rutin bersama dengan Pengurus Yayasan yang dihadiri oleh kepala sekolah, guru-guru dan staf yang dilaksanakan sekali dalam tiga bulan. Seperti rapat internal di atas, rapat ini juga diadakan diluar jam sekolah agar tidak mengganggu jam pelajaran siswa-siswinya. 

Selain rapat rutin, kepala sekolah juga akan membuat laporan bulanan yang ditujukan kepada Dirjen Bimas Katolik RI di Jakarta (dikirim melalui Pos) dengan tembusan kepada Yayasan dan Penyelenggara Pendidikan Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Samosir. Mekanisme lain adalah menjalin koordinasi dengan Dinas Pendidikan tingkat Kabupaten Samosir menyangkut penyeleng-garaan ujian-ujian negara oleh kepala sekolah. 

SMAKN Samosir juga menetapkan seperangkat kompetensi yang harus dipenuhi oleh setiap peserta didik-nya sebagai syarat dan tolok ukur kemampuan mereka di bidangnya. Kompetensi muatan kurikulum itu terdiri dari Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar.
OR