Tugas dan Tanggung Jawab Kepala Sekolah

Tugas dan Tanggung Jawab Kepala Sekolah
Kepala SMAK Negeri Samosir, Dirman Nainggolan, S.Ag (tengah).
Pihak bertanggung jawab sebagai Pelaksana kegiatan belajar-mengajar di SMAK Negeri Samosir adalah Kepala Sekolah, para Guru dan Staf di sekolah, juga disokong oleh para Pembina Asrama serta orang perseorangan yang mampu melakukan perbuatan hukum dan yang memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pelaksana kegiatan ini dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah yang bertugas untuk menjalankan kegiatan pendidikan sehari-hari di sekolah.

Di SMAK Negeri Samosir jabatan Kepala Sekolah mempunyai tugas rangkap, yakni sebagai seorang guru yang melaksanakan atau memberikan pelajaran atau mengajar bidang studi tertentu tetapi juga sebagai orang yang memberikan bimbingan. Dari seorang kepala sekolah dituntut peran-peran berikut  (lih. AD YPK Kevikepan St. Thomas Rasul Pangururan Bab IV Pasal 14 poin a), yakni:
  • Educator—Kepala Sekolah berperan dalam pembentukan karakter yang didasari nilai-nilai pendidik: Untuk itu ia harus memiliki kemampuan mengajar/ membimbing siswa, membimbing guru, mengembangkan potensi dan kompetensi guru, serta mengikuti perkembangan di bidang pendidikan.
  • Manager—Kepala Sekolah berperan dalam mengelola sumber daya untuk mencapai tujuan Yayasan secara efektif dan efisien. Untuk itu ia harus mampu menyusun program, menyusun organisasi sekolah, menggerakkan guru, dan mengoptimalkan sarana pendidikan.
  • Administrator—Kepala Sekolah berperan dalam mengatur tata laksana sistem administrasi di sekolah sehingga efektif dan efisien. Maka ia harus mampu mengelola administrasi PBM/BK, kesiswaan, ketenagaan, mengelola keuangan, sarana prasarana, dan mengelola administrasi persuratan.
  • Supervisor—Kepala Sekolah berperan dalam upaya membantu mengembangkan profesionalitas guru dan tenaga kependidikan lainnya. Oleh karena itu ia dituntut mampu menyusun program supervisi pendidikan, melaksana-kan program supervisi, dan kemampuan memanfaatkan hasil supervisi.
  • Leader—Kepala Sekolah berperan dalam mempengaruhi orang-orang untuk bekerjasama dalam mencapai visi dan tujuan bersama. Hal ini mengandaikan seorang kepala sekolah harus memiliki kepribadian yang kuat; kemampuan memberikan layanan bersih, transparan, dan professional, dan memahami kondisi warga sekolah.
  • Innovator—Kepala Sekolah adalah pribadi yang dinamis dan kreatif yang tidak terjebak dalam rutinitas. Sebagai innovator ia harus mampu melaksanakan reformasi (perubahan untuk lebih baik), dan melaksanakan kebijakan terkini di bidang pendidikan.
  • Motivator—Kepala Sekolah harus mampu memberi dorongan sehingga seluruh komponen pendidikan dapat berkembang secara professional. Untuk itu ia harus mampu mengatur lingkungan kerja (fisik), mengatur suasana kerja/ belajar, dan memberi keputusan kepada warga sekolah.
  • Entrepreneur—Kepala Sekolah berperan untuk melihat adanya peluang dan memanfaatkan peluang untuk kepentingan sekolah. Di titik ini ia harus mampu menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan sekolah, bekerja keras untuk mencapai hasil yang efektif, dan memotivasi yang kuat untuk mencapai sukses dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.
OR